Identifikasi Fasilitas Pokok dan Fasilitas Fungsional Dalam Rangka Peningkatan Produksi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon

  • Ruth Phetrosina Soumokil Universitas Pattimura

Abstract

Produksi Perikanan Tangkap di Maluku semakin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan produksi perikanan pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan nelayan, karena itu perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana, dalam hal ini Pelabuhan Perikanan karena Pelabuhan Perikanan merupakan jembatan antara aktivitas perikanan di laut (penangkapan) dengan aktivitas perikanan di darat (pengelolaan dan pemasaran). Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon adalah pelabuhan tipe B yang menjadi zona inti kawasan Minapolitan Perikanan Tangkap di Ambon. Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon memberikan pelayanan kepada armada penangkapan ikan, terutama untuk melayani  kapal-kapal penangkapan ikan yang beroperasi di ZEEI Arafura, perairan Laut Banda dan laut Seram. Armada penangkapan ikan yang berkunjung dan beraktifitas di PPN Ambon selama ini lebih  didominasi oleh  kapal perikanan skala besar (industri) di atas 30 GT. Keberhasilan pelayanan PPN Ambon sangat bergantung pada ketersediaan, pemanfaatan dan kondisi fasilitasnya dalam hal ini Fasilitas Pokok dan Fasilitas Fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Fasilitas Pokok dan Fasiltas Fungsional di PPN Ambon Provinsi Maluku dalam kaitannya dengan Peningkatan Produksi. Analisis dilakukan menggunakan analisis Diskriptif bersifat Survey terhadap Fasilitas Pokok dan Fasilitas Fungsional di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPN Ambon sudah memenuhi Kriteria sebuah Pelabuhan Perikana Nusantara dengan adanya sejumlah Fasilitas Pokok antara lain Dermaga, Kolam Pelabuhan, Alat Bantu Navigasi dan Breakwater atau Pemecah Gelombang dan fasilitas fungsional antara lain Tempat Pelelangan Ikan (TPI), fasilitas pengolahan, penjemuran, pabrik es, gudang pendingin (Cold storage), bengkel, slipway (docking) serta tempat pengisisan perbekalan. Dari hasil Penelitian diketahui bahwa terjadi Peningkatan Produksi yang didaratkan yaitu sebesar 8,214,500 Ton pada tahun 2013 dan sebesar 73,901,742 Ton pada tahun 2017, dengan Pemasaran terbesar adalah untuk Pasar Eksport yaitu sebesar 2.756.808 ton pada tahun 2013, dan 71.589.717 ton pada tahun 2017.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-06-30
How to Cite
SOUMOKIL, Ruth Phetrosina. Identifikasi Fasilitas Pokok dan Fasilitas Fungsional Dalam Rangka Peningkatan Produksi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon. Jurnal Masohi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 8-17, june 2020. Available at: <http://journal.fdi.or.id/index.php/jmas/article/view/287>. Date accessed: 23 oct. 2020.
Section
Articles