Manajemen Konflik Yang Menindas: Studi Kasus Pra-TD (Tingkat Dasar) Sosiologi Angkatan 2019

  • Naufalul Ihya' Ulumuddin Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kegagalana mahasiswa dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan terlihat mencolok dalam ajang ospek (orietasi studi dan pengenalan kampus). Kekerasan, bullying, dan upaya balas dendam senior pada junior berkedok manajemen konflik menjadi bentuk nyata rasionalitas tradisional mahasiswa. Manajemen konflik dalam ospek menyimpang dari jalur yang semestinya. Pendisiplinan yang bersifat otoriter dan marah-marah menjadi ciri khas peradaban nalar mahasiswa yang tumpul dan hanya berorientasi pada tradisi. Maka dari itu, riset ini bertujuan untuk membongkar tindakan rasional mahasiswa dalam meneruskan tradisi kekerasan (verbal maupun nonverbal) dalam bingkai manajemen konflik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus merupakan pendekatan yang berporos pada kasus intrinsik, teratur, dan kekhususan kontekstual. Kasus yang dipilih ialah pada kegiatan Pra-TD (Pra-Tingkat Dasar) yang diselenggaran oleh himpunan mahasiswa sosiologi (HMP) Universitas Negeri Surabaya Tahun 2019. Perspektif teori rasionalitas Max Weber menjadi pisau analisis utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik dalam ruang lingkup mahasiswa mewarisi tradisi penindasan. Interaksi diskursif menjadi jurus andalan senior dalam mendramatisasi masalah pada mahasiswa junior. HMP Sosiologi sebagai penggerak dengan basis ilmu sosiologis yang radikal dan bermental perjuangan ikut andil dalam melanggengkan penindasan dalam bingkai manajemen konflik di kampus. Padahal, konsep sosiologis seperti pendidikan hadap masalah dan ruang publik mampu menghadirkan kesadaran kritis dengan pendekatan yang lebih humanis. Sehingga, manajemen konflik dapat memicu hadirnya agen perubahan yang rasional dan otentik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alatas, A. L. I. (2018). Konflik Antar Mahasiswa di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Studi Terhadap Mahasiswa Syariah dan Saintek 2016 ). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Azmi, F. (2020). Viral video ospek Unesa, senior bentak mahasiswa baru. Detik News. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5173417/viral-video-ospek-unesa-senior-bentak-bentak-mahasiswa-baru/2
Budiawan, Aryamami, D., Junaedi, F., Raditya, A., Maimunah, Sosiawan, E. A., Yuwon, A. I., Wijaya, B. S., Narwaya, S. T. G., & Faisal, A. (2015). Media (Baru), Tubuh, dan Ruang Publik (Budiawan (ed.); 1st ed.). Jalasutra.
Fauziyyah, U. (2018). Manajemen Konflik Pada Mahasiswa Aktivis Organisasi Keteateran. Arsip Universitas Muhammadiyah Surakarta, 121.
Freire, P. (2001). Pedagogi Pengharapan, Menghayati Kembali Pendidikan Kaum Tertindas. Kanisius.
Freire, P. (2007). Politik Pendidikan (Mas’ud (ed.)). Pustaka Pelajar.
Freire, P. (2019). Pendidikan Kaum Tertindas. Narasi.
Fromm, E. (2018). Seni Mencintai (1st ed.). Basa Basi.
Giddens, A. (2010). Teori Strukturasi (I). Pustaka Pelajar.
Gramsci, A. (2019). Catatan-Catatan dari Penjara. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Harker, R., Mahar, C., & Wilkes, C. (2009). (Habitus X Modal) + Ranah=Praktik (S. Rahmana (ed.)). Jalasutra.
Hebermas, J. (2004). Krisis Legitimasi. Qalam.
Ilma, N. (2013). Reproduksi kekerasan dalam relasi antara mahasiswa senior dan mahasiswa junior. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Mardianto, A., Koentjoro, & Purnamaningsih, H. E. (2000). Penggunaan Manajemen Konflik Ditinjau dari Status Keikutsertaan dalam Mengikuti Kegiatan Pecinta Alam di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Psikologi, 4(2), 111–119. https://jurnal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/7003
Miyarso, E. (2007). Manajemen Konflik Mahasiswa Sebagai Metode Pembelajaran Alternatif. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 3(2), 1–12.
Monika, & Awaru, A. O. T. (2018). Konflik Dialektika Mahasiswa Senior Dan Junior Di Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Perpustakaan UNM. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/9024%0A
Ningrum, A. I. (2018). Bullying dan Kekerasan ( Studi Kualitatif Ospek Fakultas di Universitas Airlangga ). IR-Perpustakaan Universitas Airlangga, 37.
Postman, N. (2020). Matinya Pendidikan: Redefinisi Nilai-Nilai Sekolah (Adhe (ed.)). Immortal Publishing dan Octopus.
Qalbi, N. (2021). Senioritas dan Perilaku Kekerasan di Kalangan Mahasiswa ( Studi Kasus pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar ). Societies: Journal of Social Sciences and Humanities, 1(1), 30–37.
Raditya, A., Warsono, Mudzakkir, M., Sarmini, Listyani, R. H., Handoyo, P., Harianto, S., Legowo, M., Utami, D., Sudibyo, Sadewo, F. S., Imron, A., & Jacky, M. (2014). Arena Pengetahuan (A. Raditya (ed.)). Unesa University Press.
Ramin, M. M. (2017). Teori Kritis Filsafat Lintas Mazhab. Sociality.
Salim, A. (2006). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial (2nd ed.). Tiara Wacana.
Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar (Revisi). Rajawali Pers.
Weber, M. (2009). Sosiologi (Noorkholis (ed.); 2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Weber, M. (2015). Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (1st ed.). Narasi.
Weber, M. (2020). Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (1st ed.). Narasi.
Published
2021-07-21
How to Cite
ULUMUDDIN, Naufalul Ihya'. Manajemen Konflik Yang Menindas: Studi Kasus Pra-TD (Tingkat Dasar) Sosiologi Angkatan 2019. JAS-PT (Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia), [S.l.], v. 5, n. 1, p. 75 - 84, july 2021. ISSN 2620-5718. Available at: <http://journal.fdi.or.id/index.php/jaspt/article/view/435>. Date accessed: 18 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.36339/jaspt.v5i1.435.